Rangkuman Penerapan K-Means dalam Efektivitas Pembelajaran E-Learning pada Masa Pandemi Covid-19
Nama: Ulfah Mawalatul Khoiriyah
NIM: 20190050062
Mata Kuliah: Data Mining
1. Urgensi dari penelitian “Penerapan K-Means dalam Efektivitas Pembelajaran E-Learning pada Masa Pandemi Covid-19” adalah sebagai berikut:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran E-learning pada masa pandemi Covid-19, setelah pemerintah mengambil keputusan dengan menerapkan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimana seluruh aktivitas dirumahkan salah satunya dibidang pendidikan. Tepatnya setelah virus Covid-19 dinyatakan masuk ke Indonesia, aktivitas pembelajaran di sekolah dialihkan menjadi program belajar di rumah dan berbasis daring. Hal ini diberlakukan dalam rangka menghambat penyebaran virus Covid-19 agar tidak tersebar keseluruh masayarakat. Masalah yang timbul ialah proses pembelajaran daring dengan beberapa metode tidak efektif untuk dilakukan, kondisi ini ialah terjadi keresahan di masyarakat sehingga terjadi pro dan kontra, dimana sisi yang kontra terdapat banyaknya siswa yang merasa terbebani dengan adanya pembelajaran online ini, sedangkan yang pro merasa bahwa langkah yang dilakukan oleh Pemerintah ini sangat tepat. Dalam penelitian ini digunakan Algoritma K-Means membantu dalam melakukan cluster terhadap siswa mana saja yang pro dengan adanya pembelajaran E-learning dan siswa yang tidak mendukung terhadap adanya pembelajaran E-learning. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner secara online menggunakan Google Form. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan kepada 639 siswa MAN 1 Sukabumi dengan menggunakan 4 cluster menghasilkan C1 38%, C2 46%, C3 13% dan C4 3%.
Selain itu, sejak awal kemunculannya sampai dengan saat ini virus corona masih menjadi pembicaraan yang hangat. Dengan munculnya virus tersebut membuat beberapa negara termasuk di Indonesia memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).. Kebijakan pemerintah terkait aktifitas yang dirumahkan diharapkan mampu mengatasi masalah yang terjadi di masyarakat(Yunus & Rezki, 2020). Untuk menekan penyebaran virus ini maka semua kegiatan yang dilakukan diluar rumah harus dibatasi termasuk sistem pendidikan. Pelaksanaan pendidikan di masa pandemi ini pemerintah menetapkan bahwa setiap pelajar melakukan kegiatan pembelajaran dengan cara jarak jauh.
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan solusi untuk evaluasi sistempembelajaran online yang sedang berjalan saat ini berdasarkan hasil pengukuran tingkat keefektivan pembelajaran online tersebut.
Penelitian ini memberikan manfaat dalam pertimbangan baik dari segi fasilitas belajar online, juga kesiapan dan kemampuan siswa dalam menerima langkah yang telah diberlakukan pemerintah dengan menggunakan perhitungan algoritma yang ada pada data mining yaitu Algoritma K-Means.
2. Metodologi Penelitian
Proses metodologi yang ditempuh dalam penelitian ini terdiri dari beberapa bagian, diantaranya:
1. Alat dan Bahan
a) Alat
Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi ke tempat penelitian dan kuesioner online yang dibagikan kepada seluruh siswa MAN 1 Sukabumi.
b) Bahan
Penelitian ini menggunakan data berupa sample data yang diambil dari hasil kuisioner online yang disebar kepada seluruh siswa MAN 1 Sukabumi. Dan menggunakan microsoft excel dalam melakukan perhitungan.
2. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di MAN 1 SUKABUMI yang terletak di Jl. Suryakencana KM 2 PO Box 11 Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Madrasah Aliyah Negeri 1 Sukabumi didirikan pada tahun 1992. Status tanah dengan luas tanah 10.263 m2 dan luas bangunan 4.070 m2, lapangan olahraga 250 m2 dan luas halaman 5.943 m2. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan, yaitu dari bulan September sampai bulan November 2020.
3. Pengumpulan Data
Penelitian ini dilakukan dengan memberikan 10 pernyataan mengenai keefektivan siswa melakukan pembelajaran online dalam bentuk kuisioner onlinekepada siswa Man 1 Sukabumi dengan jumlah sampel sebanyak 639 siswa. Kuisioner diberikan melalui linkkuisioner yang telah dibuat oleh peneliti dengan menggunakan Google Form. Data yang telah terkumpul nantinya akan diolah dengan melakukan clustering tingkat efektifitas siswa terhadap pembelajaran online dalam 4 cluster.
4. Pengolahan Data
Data yang telah didapatkan kemudian akan diolah terlebih dahulu untuk mengetahui hasil data yang telah diteliti. Pada tahap ini akan didapatkan jumlah nilai masing-masing kriteria yang nantinya akan dioperasikan pada tahap selanjutnya. Berikut merupakan hasil kalkulasi nilai dari kuisioner yang telah diisi oleh responden:
5. Tahap Clustering
Clustering merupakan proses klasifikasi menjadi beberapa bagian yang sama sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan sebelumnya. Eunclidean Distance dapat dilakukan dengan menerapkan berbagai persamaan dan langkah-langkah mengenai jarak algoritma (Nurzahputra et al., 2017) dan untuk mendapatkan cluster sesuai dengan data yang telah dimiliki, diperlukan suatu diagram alur untuk membantu dalam alur perhitungan data yang akan diolah. Dibawah ini merupakan flowchart untuk mengetahui cluster dengan K-Means (Sadewo et al., 2016).
3. Proses k-means dalam memberikan solusi dari permasalahan yang ada:
Penelitian ini menggunakan algoritma yang ada pada data mining yaitu algoritma K-Means, KMeans merupakan salah satu metode pengelompokan data non-hierarki (sekatan) yang berusaha mempartisi data yang ada ke dalam bentuk dua atau lebih kelompok (Sadewo et al., 2019).
Adapun tahapan yang harus dilakukan dalam perhitungan algoritma K-Means, yaitu:
1) Mentukan K sebagai jumlah cluster yang ingin dibentuk.
2) Tetapkan nilai untuk pusat cluster (centroid).
3) Hitung jarak setiap data terhadap masing-masing centroid dengan menggunakan persamaan Eunclidean Distance hingga pada setiap data ditemukan jarak yang paling dekat dengan centroid. Adapun persamaan Euclidean Distance sebagai berikut.
Hasil dari penelitian ini berisi pengelompokan data kedalam setiap cluster yang dibutuhkan. Pengelompokan hasil data tingkat keefektivan belajar online ini dihitung menggunakan Algoritma K-Means. Setelah hasil nilai data yang diperoleh dari kuisioner dikalkulasi, maka selanjutnya menentukan pusat cluster atau centroid awal, centroid awal ini ditentukan secara acak atau random. Sebagai contoh penulis menggunakan contoh data yaitu: Salma, Nursantia, Fadhil, Muh Saabiq
M1 = (0, 5, 4, 1)
M2 = (1, 6, 3, 0)
M3 = (7, 2, 1, 0)
M4 = (1, 3, 5, 1)
Setelah menentukan centroid awal kemudian selanjutnya menghitung jarak terdekat dengan pusat cluster, berikut merupakan perhitungan jarak antara data pertama dengan pusat cluster. Data pertama yang digunakan yaitu: Aseila Aprilia S {3, 6, 1, 0}. Maka dilakukan perhitungan seperti dibawah ini:
Dan dilanjutkan sampai data ke-n, kemudian setelah keseluruhan data dihitung maka akan didapatkan hasil perhitungan hasil jarak untuk Itrasi-1 seperti pada table 2.
Dari hasil perhitungan data di atas maka didapatkan pengelompokan pada iterasi 1 berdasarkan 4 cluster. Pengelompokan data pada iterasi 1 dan clustering ditunjukan pada tabel berikut ini:
Pada tahap selanjutnya yaitu menentukan centroid cluster yang baru. Untuk mendapatkan centroid baru, maka terlebih dahulu mencari nilai rata-rata dari masing-masing cluster Pada cluster ke -1 memiliki 66 data, oleh karena itu:
C1= (22/66) = 0,3333
C1= (314/66) = 4,7575
C1= (270/66) = 4,0909
C1= (54/66) = 0,8181
Pada cluster ke -2 memiliki 349 data, oleh karena itu:
C2= (318/349) = 0,9111
C2= (2544/349) = 7,2893
C2= (608/349) = 1,7421
C2= (20/349) = 0,0573
Pada cluster ke -3 memiliki 83 data, oleh karena itu:
C3= (645/83) = 7,7710
C3= (135/83) = 1,6265
C3= (45/83) = 0,5421 C3= (5/83) = 0,0602
Pada cluster ke -4 memiliki 141 data, oleh karena itu:
C4= (63/141) = 0,4468
C4= (320/141) = 2,2695
C4= (893/141) = 6,3333
C4= (134/141) = 0,9503
Sehingga, didapatkan centroid baru yaitu:
C1= {0,3333; 4,7575; 4,0909; 0,8181}
C2= {0,9111; 7,2893; 1,7421; 0,0573}
C3= {7,7710; 1,6265; 0,5421; 0,0602}
C4= {0,4468; 2,2695; 6,3333; 0,9503}
Setelah didapatkan centroid baru, maka dilanjutkan ke perhitungan Iterasi 2. Rumus yang digunakan sama seperti perhitungan jarak centroid awal di atas. setelah perhitungan itrasi 2 selesai maka didapatkan hasil perhitungan jarak yang baru sebagai berikut:
Dari table diatas didapatkan keanggotaan nama mahasiswa seperti berikut:
1. 4. Kesimpulan
Penelitian ini
memiliki kesimpulan bahwa algoritma K-Means dapat digunakan untuk menentukan
tingkat kepuasan terhadap pembelajaran online, berdasarkan tingkat sangat tidak
setuju, tidak setuju, setuju, sangat setuju terhadap pembelajaran online,
yaitu;
1) Untuk
cluster pertama (C1) menyatakan bahwa kategori sangat tidak setuju terhadap
pembelajaran online tergolong “tinggi” yaitu mencapai 241 siswa.
2) Untuk
cluster kedua (C2) menyatakan bahwa katergori tidak setuju terhadap
pembelajaran online tergolong “sangat tinggi” yaitu mencapai 293 siswa.
3) Untuk cluster ketiga (C3) menyatakan bahwa kategori setuju terhadap pembelajaran online tergolong “rendah” yaitu hanya mencapai 83 siswa.
5. Saran
Penerapan K-Means dalam efektivitas pembelajaran e-Learning pada masa pandemi Covid-19 ini terbilang cukup terstruktur dan tertata. Namun, masih ada beberapa hal yang harus diperbaharui dari berbagai sisi, salah satunya pemilihnan lokasi yang mungkin bisa diperluas. Sehingga cakupan penerapan K-Means ini dapat diimplementasikan dalam kancah suatu daerah bahkan nasional. Sehingga efektivitasnya sangat optimal.
0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda